Bantuan Penguatan Lembaga Penelitian Perguruan Tinggi
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional
Tahun 2006



Tema :

Peningkatan Kinerja Lembaga Penelitian Melalui Penguatan Inovasi Pengelola dan Kompetensi Peneliti

Program Kegiatan :


1. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENELITIAN

Sistem informasi menjadi kunci setiap keberhasilan komunikasi, jalinan kemitraan dan memperkaya wawasan. Setiap kegiatan penelitian senantiasa dimulai dengan penyusunan proposal penelitian, hal ini membutuhkan kesiapan dan ketersediaan sarana dan prasarana akses informasi.
Perkembangan IPTEK telah sampai kepada penghilangan sekat yang menjadi jarak antara dua tempat yang terpisahkan yaitu dengan memanfaatkan sistem informasi global yaitu internet. Pemanfaatan internet dalam aktifitas penelitian selain untuk mengumpulkan informasi penelitian sejenis dan perkembangannya juga dimaksudkan untuk memperkaya referensi terkini. Hal ini untuk menjamin kualitas dan orisinalitas penelitian sehingga dapat memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi.


2. PENINGKATAN KEMAMPUAN METODOLOGI PENELITIAN BAGI PENELITI PEMULA

Kegiatan ini ada dua bagian utama yaitu pelatihan metodologi penelitian dan pendampingan penyusunan proposal bagi dosen yang belum pernah melakukan penelitian atau dosen pemula.
Aktifitas ini didasarkan pada kondisi nyata di Universitas Widyagama Malang yang sebagian besar (70%) dari jumlah dosen masih dalam jabatan akademik Lektor ke bawah dan belum optimal dalam pengajuan proposal penelitian yang didanai oleh DIKTI, hal ini apabila dikaitkan dengan kategori penelitian yang didanai oleh DIKTI ada pada kategori Penelitian Dosen Muda (peneliti pemula), sedangkan kategori penelitian yang lain mensyarakatkan kepangkatan yang lebih tinggi, jenjang pendidikan S3 atau sudah mempunyai kompetensi penelitian yang diakui oleh DIKTI dari jumlah penelitian yang sudah didanai DIKTI.


3. PENGEMBANGAN KEMITRAAN PENELITIAN BAGI PENELITI LANJUT

Kegiatan ini ada dua bagian utama yaitu Pelatihan Penelitian Kemitraan dengan Perguruan Tinggi Lain dan Pelatihan Penelitian Kemitraan dengan Industri.
Perkembangan peningkatan jumlah proposal penelitian yang didanai oleh DIKTI menjadikan salah satu indikator adanya peningkatan tekad dan kemauan dosen Universitas Widyagama Malang dalam menjalankan salah satu tugas pokoknya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, juga sebagai upaya mendukung identitas ilmiah yang diikrarkan Universitas Widyagama yaitu research and entrepreneurship university. Perkembangan waktu juga membawa pada peningkatan jabatan akademik dan jenjang pendidikan dosen Universitas Widyagama Malang, sehingga membatasi dalam memperoleh hibah penelitian dosen muda, Untuk itu perlu penguatan dan pemantapan kompetensi penelitian sehingga individu dosen yang sudah berkembang dalam kepangkatan, jenjang pendidikan S3 dan sudah dua kali mendapatkan dana Hibah Penelitian Dosen Muda harus mampu berkompetisi mencari sumber dana lain untuk mengaktualisasikan kompetensi di bidang penelitian.
Pada sisi lain Kemampuan Penelitian dosen pada PTN unggulan diharapkan dapat diteladani sehingga semangat, kemauan dan kemampuan penelitian dosen Universitas Widyagama Malang ikut meningkat secara kuantitatif dan kualitatif. Perkembangan kemampuan penelitian dosen yang terasah diharapkan dapat membantu dunia industri dalam mengatasi permasalah industri yang ada. Sehingga terjadi umpan balik yang pada akhirnya akan memperkaya sinergi PT, dengan Stakeholder.


4. PENINGKATAN KEMAMPUAN ANALISIS DATA KUANTITATIF/KUALITATIF

Keberhasilan penelitian untuk didanai oleh penyandang dana ditentukan oleh berkualitasnya proposal penelitian yang diajukan . Salah satu hal penting untuk mendukung kualitas proposal penelitian adalah kemampuan peneliti dalam mendeskripsikan secara jelas dan rinci metode penelitiannya, yang ditunjukkan oleh kejelasan dan kepastian kemampuan analisis data peneliti sehingga dapat dihasilkan hasil analisis yang mampu menjawab permasalahan yang telah diajukan.
Kemampuan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif akan memperkuat pemaparan di dalam metode penelitian sehingga dapat lebih meyakinkan penyandang dana dalam memberikan dana penelitian, karena adanya kepastian ilmiah yang dikuasai peneliti untuk menyelesaikan penelitian. Akhirnya dengan kemampuan menganalisis data hasil penelitian dengan metode yang tepat, peneliti dapat memberikan hasil terbaik.


5. PENINGKATAN KEMAMPUAN ANALISIS DALAM JENIS PENELITIAN NORMATIF (DOKTRINAL)/DESKRIPTIF

Keberhasilan penelitian ditentukan oleh kualitas proposal penelitian yang diajukan kepada penyandang dana. Salah satu hal penting dalam kualitas proposal penelitian adalah kemampuan peneliti dalam mendiskripsikan secara jelas dan rinci metode penelitiannya, yang ditunjukkan oleh kejelasan dan kepastian kemampuan analisis data peneliti sehingga dapat dihasilkan hasil analisis yang mampu menjawab permasalahan yang telah diajukan.
Kemampuan analisis jenis normatif (doktrinal)/deskriptif akan memperkuat pemaparan didalam metode penelitian sehingga dapat lebih meyakinkan penyandang dana dalam memberikan dana penelitian, karena adanya kepastian ilmiah yang dikuasai peneliti untuk menyelesaikan penelitian.